Kepolisian Resor Luwu Utara gelar Apel Konsolidasi

Tribratanewspolresluwuutara.com – Kepolisian Resor Luwu Utara mengakhiri kegiatan Operasi Ketupat dalam rangka pengamanan hari raya Idul Fitri 1440 Hijriah dilanjutkan persiapan pengamanan sidang Permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan umum (PHPU) dengan menggelar Apel Konsolidasi bertempat di Halaman depan Mapolres Luwu Utara, Kamis (13/06/2019).

Dalam Operasi Ketupat tahun ini, tercatat Polres Luwu Utara menurunkan ratusan personil, bergabung dengan pihak terkait lainnya seperti Kodim 1403 sawerigading palopo, Dinas Perhubungan dan Satpol PP Luwu Utara.

Kapolres Luwu Utara AKBP Boy F.S Samola , S.IK , M.H membacakan  amanat Kapolda Sulsel mengatakan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi – tingginya kepada segenap personel di seluruh jajaran beserta instansi terkait  guna menjamin terlaksananya Operasi Ketupat 2019, mudik, lebaran dan perayaan hari raya idul fitri 1440 H berjalan aman lancar kondusif.

Kapolres Luwu Utara AKBP Boy F.S Samola , S.IK , M.H melakukan penanggalan pita Operasi menandakan berakhirnya Ops Ketupat 2019

“Operasi Ketupat 2019 digelar selama 13 hari, dan telah sesuai dengan target yang telah direncanakan, berjalan dengan tertib, aman, dan lancar,” ujar Boy Samola.

Apel konsolidasi ini juga dilaksanakan secara serentak, mulai dari tingkat pusat hingga polres.

Kapolres Luwu Utara mengungkapkan juga, ada 2 tujuan yang hendak dicapai dari pelaksanaan apel konsolidasi ini.

“Pertama, apel gelar konsolidasi diselenggarakan untuk mengecek kembali personel, peralatan dan seluruh aspek operasi, termasuk sinergitas dan soliditas komponen penyelenggara,” tandasnya.

Kedua, apel konsolidasi diselenggarakan dengan maksud untuk menunjukkan kesiapan unsur pengamanan, dalam menghadapi tugas kedepan.

Salah satunya yakni kesiapan pengamanan sidang PHPU, yang akan digelar pada tanggal 14 juni 2019 mendatang.

“Persiapkan diri, jaga kesehatan, antisipasi ancaman teror dan potensi konflik sosial, persiapkan renpam, ploting personel dan sarana prasarana yang dibutuhkan dengan baik,  berikan arahan yang jelas kepada anggota dan lakukan pengamanan terhadap anggota yang bertugas (buddy system),” katanya.

Ditambahkan, kunci keberhasilan keamanan adalah soliditas dan sinergitas TNI-Polri serta sinergitas dan dukungan instansi terkait dan seluruh lapisan masyarakat.

“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan perlindungan, petunjuk dan bimbinganNya kepada kita sekalian, dalam melanjutkan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara”. Tutupnya

Related Posts