Polres luwu utara berhasil ungkap penipuan online berkedok KSP

Tribrtanewspolresluwuutara.com – Sat reskrim Polres luwu utara berhasil mengungkap penipuan online yang melibatkan 2 warga malangke barat dengan kerugian mencapai 10.000.000 dengan korban sdri.andi tenri warga desa Buangin kecamatan sabbang. Rabu ( 20/03/2019 )

Kapolres Luwu utara AKBP Boy F.S Samola , S.IK , M.H didampingi Kasat Reskrim Polres Luwu utara Iptu Samsul Rijal , S.H pada konferensi pers hari Kamis tanggal 21 Maret 2019 mengungkapkan “ tersangka jihad alias Bonet alias Hadi Sudarsono yang berperan sebagai staff management pencairan dana pinjaman bersama-sama dengan Ferdiansyah alias gandi syafaat Rahmat yang berperan sebagai admin marketing kemudian memasang iklan pada sosial media akun Instagram dengan nama akun KSP sejahtera bersama.

Dengan iklan tersebut korban Andi Tenri pada tergiur dengan iming-iming tersangka sehingga korban melakukan chatting Messenger untuk meminta pinjaman sebesar 100 juta Rupiah dengan angsuran sebesar Rp 2.250.000 untuk selama 4 tahun atau 48 bulan

Oleh tersangka Ferdiansyah mengarahkan korban untuk komunikasi melalui WhatsApp dan menggunakan handphone kemudian korban diminta untuk mengirimkan biaya administrasi berupa biaya deposit sebesar Rp 1.500.000 selanjutnya biaya asuransi sebesar Rp. 3.900.000 selanjutnya biaya aktivasi pencairan sebesar Rp.4.600.000 dengan total keseluruhan 10 juta Rp namun setelah dilakukan pengecekan pada rekening BRI milik orang tua korban dan uang yang dijanjikan tersebut tidak ada sehingga korban merasa tertipu dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian resor luwu Utara pada tanggal 19 Maret 2019

Dengan kejadian tersebut unit Resmob dan unit tipiter satreskrim Polres Luwu Utara bersama-sama melakukan pengecekan terhadap transaksi yang dilakukan oleh korban Andi Tenri pada kepada rekening pemilik tersangka dan diperoleh informasi dari pihak bank bahwa uang yang ditransfer oleh korban pada tersangka tersebut dilakukan penarikan pada bank BRI unit Pasar Sentral Palopo selanjutnya tim langsung melakukan pengecekan sifat dan ciri-ciri pelaku kemudian tim melakukan penangkapan terhadap pelaku

Barang bukti yang diamankanuang tunai sebanyak Rp 5.185.000 , 5 unit HP yakni handphone Aldo F16 , Oppo f9 , realme , Samsung J2 pro ,Samsung A6 Plus , 6 buah kartu sim Telkomsel dan satu buah kartu Indosat , 2 buah kartu ATM BRI dan CMBI Niaga serta dua buah dompet

“ kami melakukan pengecekan rekening ke bank BRI yang terkait masalah tersebut dan benar korban melakukan transaksi ke rekening tersebut. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya tersangka di jerat dengan pasal 45 A Jo Pasal 28 Ayat 1 UU RI No 19 TH 2016 tentang perubahan atas UU RI No 11 Tahun 2008 Tentang ITE Dengan ancaman 6 Tahun penjara dan denda paling banyak 1.000.000.000 dan pasal 378 KUHP Dengan ancaman 4 Tahun penjara, ” tutup Kapolres luwu utara AKBP Boy

loading...

Related Posts