Polres Luwu utara tak izinkan mobilisasi massa usai pencoblosan

Tribratanewspolresluwuutara.com – Kapolres Luwu utara AKBP Boy f.s Samola , S.IK , M.H melarang simpatisan atau tim kampanye calon legislatif dan capres-cawapres Pemilu 2019 konvoi usai mencoblos/perhitungan, Tujuannya agar Luwu utara tetap kondusif.

Kapolres Luwu Utara AKBP Boy menegaskan tidak boleh ada perayaan oleh Calon Legislatif atau salah satu pemenang kontestan baik dari 01 atau 02 untuk mendeclare, kami tidak izinkan,” katanya di Mapolres Luwu utara, Selasa (16/4/2019).

“Tidak boleh ada perayaan misalnya declare dalam bentuk perayaan kemenangan, konvoi, syukuran dan sebagainya,” sambung Boy.

Boy mengingatkan pihaknya tidak akan menolerir para pelanggar aturan ini. Dia juga meminta masing-masing pihak untuk sabar menunggu hasil resmi pemenang Pilpres 2019 yang diumumkan KPU.

“Saya akan bertindak tegas apabila ada yang melakukan itu. Kita menunggu hasil dari KPU itu yang resmi, kami mengantisipasi jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” tegasnya.

Boy pun mengutip Pasal 6 undang-undang Nomor 9 tahun 1998 yang berbunyi agar penyampaian pendapat tidak mengganggu ketertiban umum tidak mengganggu kebebasan orang lain dalam batas etika dan moral serta tidak mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa, silakan kalau syukuran kemenangan di rumah masing-masing, mari bersama sama kita jaga situasi yang aman dan damai di Luwu Utara tutup Boy

loading...

Related Posts