Polsek Bone-Bone Damaikan Dua Kelompok Pemuda yang Bertikai

Tribratanewspolresluwuutara.com – Polsek Bone-Bone Polres Luwu Utara mendamaikan dua Kelompok Pemuda Desa Tamuku dan Desa Sukaraya Kecamatan Bone-Bone yang bertikai, Jumat (13/09/2019).

Tindakan cepat dari Polsek Bone-Bone yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Bone-Bone Kompol Agus Mappi, S.Sos, M.M, berhasil mengakhiri persoalan antara kedua kelompok pemuda kedua Kampung.

Pertemuan yang berlangsung di halaman rumah Tokoh Masyarakat Des. Tamuku A.  Hapsa  tersebut, untuk mendamaikan kedua kelompok Pemuda yang terlibat Pertikaian.

Selain dihadiri Camat Bone-Bone Bpk Syahruddin, S.Sos, Danramil 1403-12 Kapten Inf. Yonatan Tangdesa,  Kades Tamuku Bpk. Isnandar,  Kades Sukaraya  Bpk. Sutikno,  Kades Banyuurip Bpk. Abd. Mhutalib,  Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda  juga hadir memediasi kedua kelompok warga bertetangga yang terlibat konflik ini.

Di kesempatan tersebut, Kapolsek meminta agar warga tidak mudah terpancing, “Kalau ada permasalahan seperti kemarin, tolong masyarakat semuanya bisa menyelesaikan langsung dan diselesaikan bersama dengan dasar bahwa kita Ini bersaudara tanpa memandang Suku dan agama karena kita berbangsa satu bangsa Indonesia,” ucapnya.

Dirinya berharap, semua elemen masyarakat, mulai dari warga, perangkat Desa, unsur Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Ketua RW setempat harus proaktif  menjaga Kamtibmas

Kapolsek juga berharap peran serta orang tua untuk ikut turut andil dalam mencegah terjadinya tawuran, jangan malah sebaliknya orang tua malah mendukung anak-anaknya. Pesannya

Kompol Agus Mappi menegaskan, jika pertikaian masih terulang, Kepolisian akan melakukan tindakan tegas secara hukum terhadap warga yang terlibat dalam tawuran tersebut, termasuk anak-anak atau remaja juga bisa dikenakan sanksi hukum.

Camat Bone-Bone Bpk. Syahruddin, S.Sos dalam kesempatannya mengatakan berterima kasih kepada Polsek Bone-Bone yang telah mengundang dua warga yang bertikai untuk dilakukan mediasi.

Camat Bone-Bone Syahruddin, S.Sos menambahkan, “Polsek Bone-Bone telah berupaya untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dengan cara mediasi, salah satu tujuan dilaksanakan mediasi ini adalah untuk menyelesaikan permasalahan agar tidak berlanjut ke ranah hukum, selain itu yang paling penting adalah mencegah terjadinya tawuran yang lebih meluas lagi”. Tuturnya

(humas Polsek Bone-Bone)

Related Posts