Residivis curanmor di bekuk Polisi

Tribratanewspolresluwuutara.com – Residivis curanmor asal Desa Lawewe, Kecamatan Baebunta kembali diringkus karena kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) oleh Satreskrim Polres Luwu utara.

Sardi yang melarikan diri ke Toraja Utara tersebut berhasil dibekuk oleh Tim Satreskrim Polres Luwu utara pada Jumat, (22/3) Di Kab Toraja di back Polres Tana Toraja, polisi terpaksa melumpuhkan tersangka dengan timah panas karena sardi memberontak dan melarikan diri saat akan menunjukkan sepeda motor curiannya. tanggal (10/3/19) lalu,

Korban Romzy yang melaporkan kejadian ke pihak kepolisian. Dalam LPB/60/lll/2019/SPKT, tanggal 10 Maret 2019 tentang curanmor dan dua unit handphone tersebut, kerugian korban ditaksir dua belas juta rupiah.

Kapolres Luwu Utara, AKBP Boy FS Samola , S.Ik , M.H didampingi Kasat Reskrim IPTU H. Syamsul Rijal mengatakan Tim Resmob yang dipimpin oleh IPDA Rodo P Manik melakukan penangkapan terhadap pelaku curanmor yang melarikan diri ke kabupaten Toraja Utara.

Masih AKBP Boy menjelaskan bahwa “Pelaku Sardi datang untuk mencari pekerjaan, sementara menginap di rumah korban (Romsy), pada hari ke dua pelaku langsung membawa lari satu unit Motor Honda Revo dan dua buah HandPhone milik korban,” jelasnya saat konferensi Pers.Selasa (26/3/19)

Pelaku sempat buron selama 16 hari, pemuda berusia 19 tahun tersebut harus rela mendekam di jerusi besi untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Sardi dijerat dengan Pasal 363 ayat 1 Ke 3e, subsider 362 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Related Posts